Rizki Kolektif, Siapa yang Bersyukur?

Tuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dua tahun terakhir ini saya hanya mengandalkan beasiswa. Bukan saya tak mau bekerja setelah kuliah, saya pernah menjalaninya waktu semester 1. Waktu itu saya jadi asisten temen satu kuliahan di salah satu universitas swasta di Bogor. Subhanalloh… tubuhku tak mampu menopang kegiatanku. Perkuliahan senin-jum’at begitu ketat. Daya tahan tubuhpun menurun, sakit…

Hampir dua tahu sudah saya lalui. Beasiswa bagiku lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan sewa kamar. Apalagi, saya terbiasa hidup di kampung yang apa adanya. Saya berorientasi “function” daripada “fashion”. Sisa bulanan beasiswa yang saya peroleh telah tersulap jadi laptop, printer, dan kebutuhan akademik yang lain, bahkan jika berlebih sedikit-sedikit bantu-bantu di kampung.

Penghasilan yang monoton, sering tak kita syukuri. mungkin itulah salah satu isyarat ungkapan hadist nabi yang menyatakan 99 rizki itu dari perdagangan sedangkan 1 dari yang lainnya. Seorang pedagang akan berpenghasilan naik dan turun, sehingga akan sering merasakan rizki yang tiada disangka-sangka. dan bagi pedagang yang shaleh akan merasakan syukur yang tiada tara dan isyaAllah akan ditambahkan rizkinya.

Suatu waktu, kami dikejutkan dengan berita bahagia dari rektorat. “Ada pengembalian pajak living cost selama 4 bulan…”. Ucapan Alhamdulillah sangat nikmat keluar dari mulutku. Berbeda dengan ketika saya mendapatkan uang bulanan. Karena nilainya sudah pasti tahu, kadang saya lupa bersyukur.

Saya terus merenungi kejadian ini. Bukankah rizki itu akan bertambah ketika kita bersyukur? Bersyukur tentu maknanya luas bukan hanya ungkapan Alhamdulillah semata. Jadi, rizki kolektif yang didapatkan rame-rame satu kelas ini, siapa yang bersyukur?

Orang yang bersyukur akan memancarkan energi kebaikan bagi orang yang berada disekelilingnya. Beruntunglah kita bisa dekat dengan orang yang ahli syukur, kita akan kecipratan kesholehannya.

Jadi siapa ya diatara teman2 saya sekelas yang bersyukur sehingga kami dapat rizki secara kolektif ?

semoga kita semua merupakan ahli syukur.

Amin

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.